PANDAN- Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng) dan Tim Penggerak PKK Tapteng mengikuti pembukaan mengikuti pembukaan Karya Kreatif Sumatera Utara (KKSU) tahun 2021 yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Utara (BI Sumut) secara virtual, Jumat (17/09/2021). Wakil Ketua. baca selanjutnya.
WaliKota Sibolga Hadiri Raker Komwil I APEKSI dan Dirgahayu Kota Medan; Peringati Hari Bhayangkara ke-76, Wakil Wali Kota Sibolga Hadiri Doa Bersama Lintas Agama; Turut berduka cita atas meninggalnya Tjahto Kumolo (1957-2022) Menteri PANRB; Wakil Wali Kota Sibolga Bersama Anggota Komisi V DPR RI Tinjau Beberapa Lokasi Pembangunan Kota Sibolga
PetaLokasi Kecamatan di Kabupaten Tapanuli Tengah Berikut adalah daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Tapanuli Tengah. Kabupaten Tapanuli Tengah terdiri dari 20 kecamatan, 56 kelurahan, dan 159 desa dengan luas wilayah mencapai 2.188,00 km² dan jumlah penduduk sekitar 357.209 jiwa (2017) dengan kepadatan penduduk 163 jiwa/km². [1] [2]
Fast Money. › Humaniora›Gempa M 4,2 Guncang Sibolga... Gempa bumi berkekuatan M 4,2 mengguncang wilayah Tapanuli Tengah dan Sibolga. Tidak ada kerusakan atau korban akibat gempa. Namun, gempa menjadi alarm peringatan di Sesar Besar Sumatera Segmen Toru. BBMKG WILAYAH I MEDANPeta gempa bumi menunjukkan gempa berkekuatan M 4,2 mengguncang wilayah Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah, dan Kota Sibolga, Kamis 2/6/2022 pukul Gempa disebabkan aktivitas Sesar Sumatera Segmen Toru. SIBOLGA, KOMPAS — Gempa bumi berkekuatan M 4,2 mengguncang wilayah Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah, dan Kota Sibolga. Tidak ada kerusakan atau korban akibat gempa itu. Namun, gempa itu menjadi alarm untuk meningkatkan mitigasi di Sesar Besar Sumatera Segmen Toru.”Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Toru,” kata Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah I Medan Darmawan, Kamis 2/6/2022. Darmawan mengatakan, gempa bumi terjadi pada pukul di wilayah Pinangsori, Tapanuli Tengah, dan Kota Sibolga. Episenter gempa terletak di koordinat 1,66 Lintang Utara dan 99,18 Bujur Timur atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 12 kilometer barat laut Tapanuli Selatan di kedalaman 2 yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan shakemap BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di wilayah Pinangsori dan Sibolga pada skala intensitas III modified mercalli intensity/MMI.Baca Juga Gempa Bumi M 6,7 di Nias Selatan dari Zona MegathrustKOMPAS/NIKSON SINAGAMurid-murid berangkat ke sekolah dengan berdesakan di dalam dan badan becak bermotor di Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Jumat 31/3/2017. Pada skala ini, getaran dirasakan nyata di dalam rumah. Getaran gempa terasa seakan-akan ada truk berlalu. ”Hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut,” sendiri tidak merasakan ada getaran. Namun, beberapa teman pantauan BMKG, tidak ada aktivitas gempa susulan dari gempa utama itu. Masyarakat pun diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dan tidak jelas sumbernya. Informasi dari BMKG, kata Darmawan, bisa diakses dari media sosial BMKG yang terverifikasi atau melalui aplikasi Segmen ToruSesar Besar Sumatera Segmen Toru merupakan sesar dengan tingkat seismisitas yang aktif dengan laju geser mencapai 9 milimeter per tahun. Wilayah di sekitar Segmen Toru pun menjadi daerah rawan catatan Kompas, gempa berkekutan M 5,3 terjadi pada 11 Agustus 2021 yang juga disebabkan aktivitas di Segmen Toru. Gempa dirasakan kuat di Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Padang Lawas Utara, dan Kota Padangsidimpuan. Gempa menimbulkan kerusakan ringan, seperti beberapa dinding rumah retak, tetapi tidak mengakibatkan korban luka ataupun korban SINAGAPedagang menjual berbagai jenis ikan asin di sentra ikan asin di Jalan S Parman, Kota Sibolga, Sumatera Utara, Sabtu 16/3/2019. Sebanyak 300 ton ikan tangkapan dari perairan Samudra Hindia ini berlabuh di Sibolga setiap hari. Ikan dari Sibolga dijual ke sejumlah daerah di Indonesia dan luar catatan sejarah gempa BMKG, beberapa gempa kuat dan merusak pernah terjadi di Segmen Toru, yakni gempa berkekuatan M 6,8 pada 1916, berkekuatan M 7,0 pada 1921, berkekuatan M 6,4 pada 1984, dan berkekuatan M 6,6 pada Pakpahan 32, warga Tapanuli Tengah, mengatakan, gempa bumi di wilayahnya pada Kamis pagi ini hanya dirasakan sebagian orang. ”Saya sendiri tidak merasakan ada getaran. Namun, beberapa teman merasakannya,” mengatakan, gempa terjadi pada pagi hari saat warga di Tapanuli Tengah dan Sibolga memulai aktivitas. Karena guncangan gempa tidak terlalu kuat, warga tetap melanjutkan aktivitasnya seperti biasa. Tidak ada kepanikan akibat guncangan gempa sebagian orang bertanya-tanya kepada orang lain apakah ada merasakan guncangan atau tidak. Menurut Sartono, gempa itu tidak merusak apa pun sejauh pantauannya. Tidak ada perabot yang jatuh atau berguncang karena gempa tersebut. Orang-orang juga tidak sampai panik berlari keluar Juga Dua Gempa dari Zona Megathrust Guncang Mentawai dalam Sepekan EditorAGNES BENEDIKTA SWETTA BR PANDIA
Source publication Heri SyaefulUranium in nature formed in various deposit type, depends on its sources, process, and depositional environments. Uranium occurrence in Sibolga, hosted in sedimentary rocks of Sibolga Formation, is properly potential to develop; nevertheless, the depositional pattern and uranium mineralization process so far had not been recognized. The research ai...... Uranium Exploration in Indonesia has been one of a focus of mineral exploration by the government. This has involved many exploration methods for many type of deposits, such as metamorphic type in West Kalimantan, placer type in Bangka Belitung, and sandstone type in North Sumatera [1]- [5]. However uranium deposits are difficult to locate for some reasons such economic, environmental and geological. ...... The uranium source is originate from Premian granitic rock the deposited in Tertiary sedimentary rocks. Uranium mineralization in this area found in Barus formation containing sandstone, carbonaceous shale and coal is epigenetic tabular type forming uraninite, coffinite and carnotite ore [5]. Theoretically, Sibolga area can be ideal example to create fuzzy logic assessment of sandstone-hosted uranium mineralization. ...... The maps then classified into more favorable felsic igneous rocks and less possible sedimentary, metamorphic, and volcanic rocks source rock of uranium. Furthermore, the felsic igneous rocks were re-classified for its forming age so that the Pre-tertiary granite is more favorable than the younger ones as the source for known occurences [5]. ...Application of GIS using the fuzzy logic method in mineral prospectivity mapping has been widely used for many commodities including for uranium. The method has been proven as an effective tool for expanding exploration targetting as it discovered known deposit correctly. The aim for this work is to locate the prospective area for sandstone-hosted uranium deposit in Sibolga Area, North Sumatera deductively. The known occurrences of sandstone- hosted uranium that have been discovered in this area prior to the uranium exploration of BATAN since 1969 are being used for verifying the reliability of prospectivity map produced. The prospectivity mapping is based on three knowledge-driven input maps fundamental to mineralization of sandstone- hosted uranium deposit source, transport, and trap. These maps also constructed from several expert- weighted spatial datasets input that processed with the fuzzy operator. The source datasets are granitic rocks that later classified by age constructing felsic-igneous source combined with sedimentary source derived from simplified lithology type. Recent hydrology map, geological structures, and local SRTM-lows operated together as fluid pathways then combined with hydrogeological map constructed the transport maps. The trap datasets consist of channel map operated from a recent hydrology map and local SRTM-lows that then operated with sedimentary basin map. The prospectivity map resulted from gamma operator of those three input maps judged to be reliable due to accurate locating the known occurrences on medium to high favorability value.... Uranium pada tipe endapan batupasir dapat terendapkan pada kondisi reduksi akibat agen reduksi pada batuan seperti material karbonan, sulfida, hidrokarbon, dan mineral feromagnesian [4]. Penelitian pada 22 titik bor di Sektor Aloban menunjukkan bahwa material organik dapat terbentuk bersamaan dengan terbentuknya batuan pembawa uranium [6]. Uranium yang terlarut dalam air tanah sebagai akibat dari pelarutan batuan dan pelapukan batuan granitik kemudian terserap oleh material organik tersebut dan membentuk mineral uraninit, karnonit, dan kofinit. ...... Pembentukan granitoid busur kepulauan ini disertai dengan pembentukan granit intra-benua sebagai hasil gaya ekstensi saat tumbukan antara Blok Malaya Timur dengan Blok Sibumasu pada Trias Akhir hingga tumbukan Blok Sibumasu dengan Woyla Nappe pada Kapur Awal [9][10][11]. Secara lebih rinci, Sektor Aloban yang merupakan Kompleks Sibolga, terdiri atas 6 satuan batuan yaitu, Satuan Granit/ Granodiorit G/Gd, Satuan Konglomerat 1 KGL1, Satuan Batupasir 1 BPS1, Satuan Konglomerat 2 KGL2, Satuan Batupasir 2 BPS2, dan Satuan Endapan Aluvium Al [6]. Sebaran litologi dari satuan batuan tersebut dapat dilihat pada Gambar 5. ...... Berdasarkan penelitian terdahulu, pengendapan uranium yang terjadi di daerah Sibolga merupakan hasil pelapukan batuan granit Formasi Sibolga seperti halnya yang umum terjadi pada endapan tipe sedimenter di dunia [6], [14][15][16]. Proses pelapukan dapat melarutkan unsur-unsur radioaktif dalam batuan sehingga terbawa oleh fluida dan terendapkan di lapisan yang kaya oleh material organik [6] seperti pada endapan tipe batupasir di Texas, Amerika Serikat [14] dan di banyak tempat di Benua Australia [15]. ...ABSTRAKEksplorasi uranium di daerah Sibolga telah dilakukan sejak tahun 1978 oleh BATAN dan berhasil menemukan mineralisasi uranium tipe batupasir. Penelitian mengenai konsep mineralisasi uranium pada batupasir dan konglomerat di Sektor Aloban, Sibolga, telah dilakukan melalui data 22 titik bor yang menghasilkan penampang geologi, peta sebaran anomali, serta data cacahan radiometri dan geokimia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sumber daya uranium di Sektor Aloban dengan mencari hubungan antara nilai cacahan radiometri dan data geokimia pada data hasil penelitian sebelumnya menggunakan pendekatan geostatistik. Pengolahan geostatistik menggunakan perangkat lunak SGeMS menunjukkan nilai koefisien korelasi 0,5 sehingga data radiometri dan geokimia diinterpretasikan memiliki korelasi yang baik. Estimasi sumber daya uranium dihitung pada Satuan Konglomerat I dan Batupasir I yang memiliki sebaran lapisan mineralisasi tebal dan luas. Nilai kadar rata-rata uranium untuk Satuan Konglomerat I dan Satuan Batupasir I adalah 173,03 ppm U dan 161,54 ppm U secara berurutan. Estimasi sumber daya uranium di Sektor Aloban adalah 415 ton uranium sebagai sumber daya explorations in Sibolga Area have been conducted since 1978 by BATAN and successfully result in sandstone-type uranium mineralization. Research related to uranium mineralization concept on sandstone and conglomerate at Aloban Sector, Sibolga has been conducted through 22 boreholes data which resulted in the geological section, anomaly distribution along with radiometry counting and geochemistry data. This research objective is to obtain uranium resources in Aloban Sector by correlating radiometry counting and geochemical data from previous research by using a geostatistic approach. Geostatistical processing using SGeMS software shows a correlation coefficient of so that the radiometry and geochemical data are interpreted to have a good correlation. Uranium Resources estimation was measured on Conglomerate I and Sandstone I units which are considered to have thick and wide mineralization distribution. The average uranium grade for Conglomerate I and Sandstone I units are ppm U and ppm U respectively. Uranium resource estimation at Aloban Sector is 415 tons as inferred Mariska Puteri Adhesti Margaretha WidyastutiWater demands and risks of groundwater pollution in the Klaten District consistently increase as the human population grows over the years. This study aimed to examine the intrinsic and specific groundwater vulnerability levels low, moderate, high and analyze the spatial distribution and degree of contribution of the parameters to the vulnerability in some parts of the district area. The data included depth to the water table measured directly at selected wells, rainfall records in 2009–2019, land-use maps RBI, 30m DEM SRTM, geological maps and geoelectric data. Groundwater vulnerability was analyzed with the Susceptibility Index by overlaying five parameters, which according to the results varied across the district shallow to deep groundwater, aquifers that were composed of sandstone, sand and gravels and rock materials in between, topography of <2%and 2–6% and diverse land-use types from agricultural fields to built-up lands. Most of the research area had moderate intrinsic and specific vulnerability and followed by high and and low and Also, depth to the water table and land use are the most influencing parameters. The results of this study are expected to provide a reference for the government to consider factoring in priority areas based on groundwater vulnerability levels in formulating the district’s spatial Bastori Moch. Djoko BirmanoBahan bakar nuklir merupakan komponen penting PLTN dalam menghasilkan panas. Besarnya kebutuhan bahan bakar nuklir akan mempengaruhi jumlah penyediaan bijih uranium. Demi menjaga keberlangsungan operasi PLTN, sangat penting untuk menjaga keseimbangan kebutuhan dan pasokan uranium. Oleh karena itu, sebelum PLTN dibangun di Indonesia perlu dilakukan analisis ketersediaan uranium, agar dapat dibuat strategi pasokan uranium yang baik. Metoda yang digunakan meliputi mengumpulkan data cadangan uranium di Indonesia, lalu menyusun spread sheet Nuclear Fuel Mass Balance NFMB Calculator untuk menghitung jumlah kebutuhan uranium pada setiap tahap siklus bahan bakar nuklir, selanjutnya membandingkan antara kebutuhan riil uranium PLTN dan cadangan uranium yang dimiliki oleh Indonesia. Hasil analisis ini memperlihatkan bahwa PLTN jenis PWR dengan kapasitas MWe akan menghasilkan energi listrik sebesar GWh dalam setahun. Dengan burn-up 43 GWd/tonU maka kebutuhan bahan bakar nuklir per tahun sekitar 28,93 ton yang didapatkan dari uranium alam U3O8 yellow cake sebanyak 244,68 ton atau setara dengan ton bijih uranium. Dengan cadangan uranium Indonesia ton dalam bentuk yellow cake, akan mampu memenuhi kebutuhan bagi 7 unit PLTN dengan kapasitas masing-masing MWe yang beroperasi untuk 40 tahun.
Sibolga surat Batak adalah salah satu kota yang ada di provinsi Sumatra Utara, Indonesia. Kota ini terletak di pantai Barat pulau Sumatra, membujur sepanjang pantai dari Utara ke Selatan dan berada pada kawasan Teluk Tapian Nauli. Jaraknya sekitar 350 km dari Kota Medan, atau sekitar 8 jam perjalanan. Kota Sibolga hanya memiliki luas 10,77 km² dan berdasarkan data Badan Pusat Statistik kota Sibolga 2021, kota ini memiliki penduduk sebanyak jiwa, dengan kepadatan penduduk jiwa/km². Pada masa Hindia Belanda, kota ini merupakan ibu kota dari Karesidenan Tapanuli. Setelah masa kemerdekaan hingga tahun 1998, Sibolga menjadi kotamadya Sibolga.
peta sibolga tapanuli tengah